Mahasiswa Zaman Now, Jawab Tantangan & Peluang Abad 21: Produk Unggulan KKN Posdaya Ibrahimy 2018

Mahasiswa Zaman Now, Jawab Tantangan & Peluang Abad 21: Produk Unggulan KKN Posdaya Ibrahimy 2018

Abad 21 merupakan abad di mana dunia berkembang sangat cepat dan dinamis. Seiring dengan perubahan zaman tersebut, kita harus mampu beradaptasi dengan cepat jika tidak ingin tergilas oleh zaman. Yah, kenyataan tersebut yang mendorong manusia mengembangkan diri. Pernahkah kalian dengar keterampilan abad 21? Sering kita sebut 4C. Apa itu? 4C merupakan jenis softskill yang sangat penting untuk menghadapi era revolusi industri 4.0. Softkill tersebut di antaranya: communication, collaborative, critical thinking and problem solving,  serta creativity and innovation. Seluruh kemampuan tersebut berpadu di dalam praktik kehidupan sehari-hari sehingga mendorong terciptanya manusia yang mampu meraih sukses. Hal tersebut juga terjadi pada mahasiswa KKN Posdaya Ibrahimy 2018, di mana mereka mampu menjawab tantangan dan peluang abad 21 dengan softkill yang dimiliki. Mau tau buktinya? Yuk kita simak Produk Unggulan KKN Posdaya Ibrahimy 2018!

Kita mulai perjalanan kita dari Desa Bayu Kecamatan Songgon. Pada Hari Kamis, 30 Agustus 2018, mahasiswa KKN Ibrahimy (Kelompok 3) bersama dengan Dinas Perikanan, Kepala Desa Bayu, Remaja Masjid Baitul Ulum, Komunitas Banyuwangi Grandrung Koi (BGK), para tokoh masyarakat serta di dampingi oleh DPL (Imam Mashuri, M.Pd.I) melakukan grand launching program unggulan mereka yaitu Budi Daya Ikan Koi melalui Sistem Mina Padi. Pemilihan program unggulan tersebut tidak terlepas dari peran salah satu anggota KKN yang tidak lain merupakan anggota BGK, serta melihat potensi wilayah tersebut yang sangat cocok untuk pengembangan budi daya koi dengan sistem mina padi.  Teman-teman KKN Ibrahimy di Desa Bayu telah menunjukkan bahwa mereka memiliki softskill untuk berkomunikasi dan berkolaborasi yang baik dengan seluruh pihak terkait demi suksesnya program unggulan mereka.

Dari Desa Bayu, sekarang kita lanjutkan perjalan kita ke Desa Sumberarum Kecamatan Songgon. Di wilayah Desa Sumberarum kita banyak menemukan tanaman pakis tumbuh secara liar. Hal tersebut mendorong ide kreatif dan inovatif mahasiswa KKN Ibrahimy (Kelompok 8) yang dibimbing oleh DPL (Ellyana Ilsan Eka Putri, M.Psi) untuk membuat produk olahan dari pakis. Hasil uji coba beberapa kali, akhirnya mereka mampu menciptakan sebuah produk olahan Keripik Kekalai. Kelakai adalah nama lain dari tanaman pakis yang tumbuh subur di sana. Selain itu, menurut teman-teman KKN alasan mereka membuat olahan tersebut karena tanaman pakis kaya akan manfaat, di antaranya dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, membantu memproduksi kolagen serta bermanfaat bagi kesehatan tulang dan gigi. Hasil uji coba produk tersebut ternyata rasanya enak sekali dan tentunya kaya manfaat.

Sudah cukup menikmati Kripik Kelakainya, sekarang lanjut yuk kita ke Desa Sragi, masih di Kecamatan Songgon. Mumpung beberapa hari ini cuaca mendung, tepat sekali jika kita main ke posko KKN Ibrahimy (Kelompok 2) yang ada di Desa Sragi, di bawah bimbingan DPL (Endhang Suhilmiati, M.Pd.I). Nah, di sana teman-teman KKN Ibrahimy melihat banyak tanaman rempah-rempah sebagai potensi desa belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh sebab itu, mereka menciptakan sebuah produk minuman tradisional yang berbahan dasar rempah-rempah seperti serai, jahe, kayu secang, kapulaga, cengkeh, dan sebagainya. Produk tersebut diberi nama Wedang Rempah. Untuk menikmatinya sangatlah mudah, cukup memasukkan semua bahan ke dalam gelas lalu diseduh dengan air panas dan dapat ditambahkan gula batu.  Selain enak, minuman tradisional ini juga baik untuk kesehatan tubuh terutama di kala cuaca dingin.

Nah, untuk kali ini cukup sekian dulu jalan-jalan kita untuk melihat produk unggulan teman-teman KKN Ibrahimy 2018. Sudah terbukti kan, bahwa mahasiswa zaman now itu memiliki keterampilan abad 21 sehingga mampu berkomunikasi, berkolaborasi, kreatif, inovatif serta mampu kritis untuk menghadirkan solusi di tengah-tengah masyarakat kita. Semoga semangat teman-teman KKN Ibrahimy tetap membara untuk menebarkan inspirasi dan kebaikan. Untuk produk unggulan kelompok yang lain terutama di wilayah Kecamatan Singojuruh kita bahas di episode selanjutnya. Stay tune! #KKN Posdaya Ibrahimy 2018 –(To Be Contiuned)

 

“Kebaikan adalah jalan satu-satunya yang harus kalian pilih, jika dan hanya jika engkau ingin memberi inspirasi dan manfaat. Dan tolaklah segala jalan yang buruk!”  (R_Ng)

  •  
  •  
  •  
  •  
  •