Launching Beasiswa Aparatur Desa, Bupati Berikan Kuliah Umum
Launching Beasiswa Aparatur Desa, Bupati Berikan Kuliah Umum

By Administrator 27 Sep 2016, 00:01:26 WIB Berita
Genteng, IAII - Insititut Agama Islam Ibrahimy Genteng membuka Program Beasiswa bagi Aparatur Desa sebagai bentuk pengabdian kepada Masyarakat. Program pendidikan peningkatan kader desa itu resmi dibuka Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas. Bupati Anas juga sekaligus memberikan kuliah umum di auditorium  KHR Asyad Syamsul Arifin, IAI Ibrahimy Genteng, kemarin (4/10). Bupati Anas berharap aparatur desa yang mengikuti pendidikan di IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi dengan subsidi  dari kampus dan kas desa, bisa mengoptimalkan waktu dan materi perkuliahan dengan baik. “Harapan saya, teman-teman bisa optimal, perangkat desa bisa lebih bagus,  delapan semester bisa dimaksimalkan,” harapnya. Bupati Anas menyinggung peningkatan kualitas itu, sesuai dengan prioritas  program pemerintah dalam meningkatkan perekonomian desa melalui ekonomi kreatif.  Target kita di tahun 2017 mendorong ekonomi kreatif berbasis desa, ekonomi di tingkat desa bisa lebih terkoneksi dengan buyer di luar,” ucapnya. Dengan mengikuti pendidikan ini, Anas meminta aparatur desa  ini dibekali dengan sejumlah materi  yang berkaitan dengan pemanfaatan internet. “Saya minta nanti ada materi internet marketing, IT dan e-village  budgeting,” cetusnya. Ketua Prodi Pengembangan Masyarakat Islam (PMI), Moh. As’adi.  M.Si, menyampaikan saat ini dari 240 desa di Kabupaten Banyuwangi baru sekitar 120 desa yang mengirimkan  aparatur desa untuk mengikuti   pendidikan. 145 Mahasiswa itu, berasal dari 14 kecamatan yang sebagian  besar berasal dari kawasan utara. “Masih separo yang ikut,” katanya. Dalam perkuliahan nanti, pihaknya akan menggandeng in stansi yang benar-benar berkompeten dalam pemberdayaan desa, seperti kalangan akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Institute for Research and Empowerment  (IRE) Jogjakarta. Rektor IAI Ibrahimy, H. Kholilur  Rahman, mengatakan program  ini merupakan inisiatif kampus  bersama Pemkab Banyuwangi  dalam peningkatan mutu pelayanan desa, melalui pengembangan  SDM masyarakat. Selain itu, bentuk nyata kerja sama dalam pendidikan  ini, adanya subsidi dari kampus  dan subsidi dari desa untuk biaya kuliah delapan semester. “Program ini sebagai wujud implementasi Tri Dharma Penguruan Tinggi yaitu pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya. Ketua Penyelenggara Perkuliahan Emmy Hidayati menambahkan, kurikulum perkuliahan fokus pada tiga hal, yaitu ilmu pemerintahan desa, tata kelola pemerintahan desa, dan psikologi komunikasi. Termasuk di dalamnya ada berbagai aspek terkait pengambangan masyarakat. ”Bagaimana memberdayakan masyarakat, menimbulkan inisiatif-inisiatif ekonomi warga di tingkat desa, atau mewujudkan pengelolaan desa yang akuntabel dan berkelanjutan, itu di antaranya yang disampaikan di perkuliahan,” ujar Emmy. Materi kuliah terdiri atas 148 satuan kredit semester (SKS) yang ditempuh selama delapan semester. Sedangkan untuk menyusun kurikulum, IAI Ibrahimy didampingi oleh banyak pihak, termasuk sejumlah akademisi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang tergabung dalam Institute for Research and Empowerment (IRE) Yogyakarta. "Modul yang kami buat ini juga ada pendampingan langsung dari Australian Aid. Jadi memang tidak main-main," ujar Emmy.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

PIMPINAN


Drs. H. Kholilur Rahman, M.Pd.I
[ Rektor ]

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Tag Berita

Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video