Nomor Telepon

0333-845654

Email

admin@iaiibrahimy.ac.id

DOSEN IBRAHIMY LATIH SENI TARI DI SINGAPURA

2024-05-14 22:41:05 | HUMAS IAI IBRAHIMY | DOSEN KAMPUS

SINGAPURA – Tim pengabdi dari IAI Ibrahimy melaksanakan pengabdian kepada masyarakat (PKM). Tim pengabdi terdiri dari Moh. Anas Syamsudin, M.Pd, Ria Octa Viana, M.Pd, Eka Ramiati, M.PD, Maria Qoriah, M.Pd. Keberangkatan dari Banyuwangi dimulai pada 7 Mei dan dilanjutkan take off pada 8 Mei 2024.

Sampai di Singapura (9/5), tim pengabdi mempersiapkan kebutuhan-kebutuhan selama proses pengabdian: penginapan, bahan makanan, properti dalam pengabdian. Pengabdian dilakukan mulai tanggal 13 – 20 Mei 2024 di Sekolah Indonesia Singapura.

Moh. Anas Syamsuid, M.Pd, salah satu tim pengabdi menuturkan bahwa tujuan utama dari kunjungan ke Singapura itu merupakan pengabdian kepada masyarakat. Ia juga menjelaskan pengabdian yang akan diberikan ialah pelatihan tari tradisional Indonesia. Targetnya adalah tim tari dari Sekolah Indonesia Singapura.

“Kunjungan ke Singapura memiliki tujuan utama, yaitu melakukan pengabdian kepada masyarakat. Dalam PKM ini, tim pengabdi mengajarkan tari tradisional Indonesia kepada siswa-siswi Sekolah Indonesia Singapura” jelas Anas (14/5).

Selain bertujuan pengabdian, tim pengabdi juga akan mengadakan kunjungan ke KBRI Singapura, dan akan bertemu dengan Atase Pendidikan dan Budaya, Satrya Wibawa, S.Sos., MCA., Ph.D. kunjungan yang akan dilaksanakan pada 16 Mei 2024 nanti akan membahas MoU antara IAI Ibrahimy dengan KBRI Singapura.

“Kami juga akan melakukan, kunjungan ke KBRI Singapura, yakni dengan Atase Pendidikan dan Budaya, bapak Satrya Wibawa, S.Sos., MCA., Ph.D. Ya, orientasinya nanti adalah MoU” ujar Anas (14/5).

Di hari pertama pengabdian, tim pengabdi berkesempatan untuk berkenalan dengan siswa-siswi Sekolah Indonesia Singapura. Di kesempatan itu, juga ada kunjungan dari Sekolah Indonesia Davao Filipina, bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Manila, Prof. Aisyah Endah Palupi, M.Pd. Mereka mengharapkan, pengabdian juga dilaksanakan di lembaga pendidikannya.

“Bersamaan dengan pengabdian, ada kunjungan dari Sekolah Indonesia Davao Filipina. Mereka juga mengharapkan adanya kunjungan seperti kami untuk mengajar seni tari ataupun pengalaman-pengalaman baru bagi siswa-siswi di sana” ungkap Anas (14/5).

Anas juga menyampaikan harapannya agar banyak dosen maupun mahasiswa, yang ditugaskan ke luar negeri untuk melaksanakan tridarma perguruan tinggi.

“Kami berharap ke depannya akan banyak lagi dosen atau pun mahasiswa, bukan hanya dari Fakultas Tarbiyah, yang ditugaskan ke luar negeri” harap Anas (14/5).

Pelatihan seni tari tradisional yang dilakukan oleh tim pengabdi akan berakhir dengan penampilan hasil pelatihan pada momentum Graduation Sekolah Indonesia Singapura pada 21 Mei 2024 mendatang. Dan di tanggal 22 Mei 2024, tim pengabdi akan kembali ke tanah air.

List Berita Lainnya

PADUAN SUARA IAI IBRAHIMY…

2017-09-30 10:23:45