Nomor Telepon

0333-845654

Email

admin@iaiibrahimy.ac.id

SUKSESI PROGRAM WAJIB HALAL OKTOBER, LPPM GELAR PELATIHAN PENDAMPING PROSES PRODUK HALAL

2024-06-29 03:37:22 | HUMAS IAI IBRAHIMY | KEGIATAN KAMPUS

GENTENG – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) IAI Ibrahimy Genteng, dalam hal ini Pusat Studi Halal (PSH) IAI Ibrahimy menggelar pelatihan pendamping proses produk halal (29/6). Kegiatan ini diadakan dua hari, yakni 28-29 Juni 2024 secara online dan offline.

Di hari pertama pelatihan, secara online pelatihan dilakukan melalui aplikasi Zoom. Hari pertama ini diisi oleh pengurus Pusat Studi Halal IAI Ibrahimy, yakni Dr. H. Lukman Hakim, M.H.I (Rektor), Abdul Aziz, S.Pd.I M.H.I, Firma Yudha, M.Pd dan M. Amir Mahmud, M.A.

Setelah selesai secara online, pelatihan dilanjutkan di Meeting Room IAI Ibrahimy secara offline. Turut hadir dan menjadi narasumber pelatihan, Jamianto, S.Ag (Trainer Halal Jawa Timur) dan Sururin Nafiah, S.H.I., S.Pd.I (P3H dan Penyuluh Kemenag).

Ketua PSH IAI Ibrahimy, Abdul Aziz, S.Pd.I., M.H.I menjelaskan bahwa pelatihan ini diadakan bagi pendidik, tenaga kependidikan dan mahasiswa yang berjumlah 30 peserta, (civitas akademik IAI Ibrahimy) sebagai syarat menjadi pendamping PPH (Proses Produk Halal). Pendamping PPH merupakan aktor yang baru didalam proses sertifikasi halal di Indonesia dalam skema Sertifikasi Halal melalui Pernyataan Mandiri Pelaku Usaha (self-declare).

“Untuk menjadi pendamping PPH, mereka harus melalui pelatihan ini mulai awal hingga selesai. Nanti secara offline akan dihadiri, sekaligus menjadi narasumber, yakni Jamianto, S.Ag (Trainer Halal Jawa Timur) dan Sururin Nafiah, S.H.I., S.Pd.I (P3H dan Penyuluh Kemenag)” ujar Aziz (29/6).

Pelatihan ini juga menjadi ikhtiar suksesi program Wajib Halal Oktober. Dilansir dari situs web Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal Kementerian Agama RI, Kepala BPJPH, Muhammad Aqil Irham, dalam opening speech talkshow Bincang Ekonomi Syariah Terkinie (BESTIE) bertema “Upaya Percepatan Sertifikasi Halal dalam Menyongsong Kewajiban Sertifikasi Halal Indonesia", yang diadakan oleh Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) berkolaborasi dengan Australia Awards Indonesia, Kamis (7/3/2024).  dalam bahwa pemberlakuan Wajib Halal Oktober 2024 merupakan langkah penting dalam mewujudkan Indonesia tidak hanya sebagai pasar, tetapi juga sebagai basis produksi industri halal global.

Selain apa yang disampaikan KEtua BPJPH, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberi keterampilan dalam pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan sertifikat halal secara gratis.

List Berita Lainnya

PADUAN SUARA IAI IBRAHIMY…

2017-09-30 10:23:45